Waspada Terdapat Celah Keamanan pada Pemutar Video VLC

VLC baru-baru ini diketahui mengandung celah keamanan yang terdengar lumayan menakutkan. Hal ini ditemukan oleh badan keamanan siber Jerman CERT-Bund, dimana celah keamanan ini diketahui dapat dimanfaatkan oleh para peretas untuk mengambil alih perangkat tanpa sepengetahuan pengguna lewat teknik Remote Code Execution (RCE). Serangan cyber model Ditributed Denial of Service (DDoS) juga terkait dalam hal ini.

VLC adalah perangkat lunak yang bisa memutar beragam file multimedia dalam berbagai macam format dan merupakan software open-source yang hadir untuk beberapa sistem operasi.VLC menjadi populer karena kelengkapan codec yang dimiliki. Selain lengkap, ukuran VLC juga disukai karena lebih kecil dan ringan.

Celah keamanan ini ditemukan di VLC versi Windows, Linux, dan Unix, namun versi MacOS tidak terkena dampak. Informasi lebih lanjut mengatakan bahwa VideoLAN dikabarkan belum rampung mengerjakan patch untuk menambal lubang berbahaya tersebut. Walau begitu, VideoLAN menampik temuan CERT-Bund dan mengatakan bahwa celah keamanan tersebut tidak berbahaya dan sudah diperbaiki sejak lama.

“Keamanan VLC tidak rentan. Masalahnya ada pada library pihak ketiga bernama libebmi yang sudah berhasil diatasi 16 bulan lalu,” ungkap VideoLAN dalam sebuah kicauan di Twitter.

VideoLAN mengatakan bahwa perbaikan yang diperlukan telah diterapkan pada VLC versi 3.0.3 atau yang lebih baru. Dirangkum dari PC Gamer, para pengguna VLC tidak perlu panic dan menghapus aplikasi mereka. Pastikan saja aplikasi sudah up-to-date. Aplikasi VLC terbaru saat ini adalah versi 3.0.7.1.

 

Sumber :

https://tekno.kompas.com/read/2019/07/26/12453027/celah-keamanan-ditemukan-pada-pemutar-video-vlc.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *